Tak ada batu yang pernah setenar batu pada cincin sulaiman, namun ini sebutir batu yang amat bersahaja, tak lebih dari seperdelapan dinar beratnya. Tetapi ketika sulaiman membuat cap dari batu itu, seluruh dunia ada dibawah perintahnya. Kekuasaannya dikukuhkan meluas hingga ke ufuk jauh. Meskipun angin membawa sabda kehendaknya ke segala penjuru, sulaiman hanya mempunyai sebuah batu seberat seperdelapan dinar saja. “karena kerajaan dan kekuasaanku tergantung pada batu ini, maka mulai sekarang tak seorangpun akan mempunyai kekuasaan sebesar ini.”
Meskipun sulaiman menjadi raja agung karena cap batu ini, namun benda inilah pula yang memperlambat kemajuannya di jalan ruhani; maka ia pun sampai ke sorga adin selama lima ratus tahun lebih dari nabi-nabi lain. Jika sebuah batu dapat menimbulkan keadaan demikian pada sulaiman, apa pula yang mungkin ditimbulkan pada makhluk semacam kau ini, ayam hutan yang malang jauhkan hatimu dari permata biasa itu. Carilah permata yang asli dan jangan berhenti mencari jauhari sejati.